PEMASANGAN DAN PEMELIHARAAN LIGHTNING ARRESTER DI GI 150kV JEKULO
A. Pemasangan LA pada GI 150kV Jekulo
1.
LA
Yang Terpasang Pada Bay Trafo I
Lightning arester yang terpasang pada bay trafo I
terdapat 3 Unit pada setiap line fasa R, S dan T berfungsi melindungi trafo dari tegangan atau
arus lebih yang dapat merusak trafo dan semuanya memiliki rincian sebagai
berikut
| ||||||||||||||||||||||
Gambar
4.1 LA Yang Terpasang Pada Bay Trafo I.
2.
LA
yang Terpasang pada Bay Trafo II
Lightning arester yang terpasang pada bay trafo II
terdapat 3 Unit pada setiap line fasa R, S dan T yang berfungsi melindungi
trafo dari tegangan atau arus lebih yang dapat merusak trafo dan semuanya
memiliki rincian sebagai berikut
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Gambar
4.2 LA Yang Terpasang Pada Bay Trafo II
3.
LA
Yang Terpasang Pada Bay Kudus I & II
Linghning Arrester ini dipasang pada masing – masing fasa(R,S,T) pada
jaringan bus bar kudus I dan II. Fungsinya adalah untuk mengamankan jaringan
bus bar apabila ada gangguan petir pada bus bar tersebut. Semua LA ini memiliki
rincian sebagai berikut
MERK : ABB
MADE
IN : SWEDEN
TAHUN : 2008
CLASS : 20 KA
SHORT
CIRCUIT CURRENT : 63 KA
Ur : 150 KV
Uc : 108 KV
TYPE : EXLIM P150 – GV 170
Gambar 4.3 LA Yang Terpasang Pada Bay Kudus I
4.
LA
Yang Terpasang Pada Bay Pati I & II
Linghning Arrester ini dipasang pada masing – masing fasa(R,S,T) pada
jaringan bus bar kudus I dan II. Fungsinya adalah untuk mengamankan jaringan
bus bar apabila ada gangguan petir pada bus bar tersebut. Semua LA ini memiliki
rincian sebagai berikut
MERK : ABB
MADE IN : SWEDEN
TAHUN : 2008
CLASS : 20 KA
SHORT CIRCUIT CURRENT : 63
KA
Ur : 150 KV
Uc : 108 KV
TYPE : EXLIM P150 – GV 170
Gambar 4.4 LA Yang Terpasang Pada Bay Pati II
B.
Pemeliharaan LA
Pada Gardu Induk 150 KV Jekulo
Untuk mendapatkan operasi yang optimal di perlukan pemeliharaan yang baik
untuk peralatan. Pada daftar dibawah
ini tentang pemeliharaan Lightning Arrester petir yang terdiri dari :
1. Pemeliharaan
Harian.
No.
|
Peralatan/ komponen yang diperiksa
|
Cara Pelaksanaan
|
1.
|
Counter
Arrester
|
Memeriksa
Counter Arrester dan catat bila ada kenaikan pada tiap-tiap fasa.
|
2.
|
Rumah Isolator
|
Memeriksa
rumah isolator secara visual apakah ada keretakan.
|
3.
|
Arus Bocor
|
Memeriksa
besarnya arus bocor dengan cara menempelkan jari pada Counter Arrester dan catat besarnya arus bocor pada
setian fasa.
|
4
|
Terminal Pentanahan
|
Memeriksa
terminal pentanahan pada masing-masing fasa secara visual, apakah masih baik
apa tidak.
|
2. Pemeliharaan
Bulanan (6 bulan sekali).
No.
|
Peralatan / Komponen yang diperiksa
|
Cara Pelaksanaan
|
1.
|
Rumah Isolator
|
Membersihkan
rumah isolator dan memeriksa apakah ada keretakan
|
2.
|
Tahanan
antara elektroda dengan elektroda
|
Mengukur
tahanan antara elektroda dengan elektroda apakah masih memenuhi persyaratan
(1M Ohm/1kV).
|
3.
|
Tahanan Pentanahan
|
Mengukur
tahanan pentanahan arrester pada masing-masing fasa apakah masih memenuhi
persyaratan.
|
4.
|
Pengukuran Suhu
|
Mengukur
suhu pada setiap sambungan klem apabila suhu melebihi suhu normal maka klem
tersebut perlu dikencangi
|
3. Pemeliharaan
Tahunan.
a.
Pemeliharaan
1 Tahunan
No.
|
Peralatan / Komponen yang
diperiksa
|
Cara Pelaksanaan
|
1.
|
Pentanahan (Grounding)
|
Memeriksa
kawat pentanahan dan terminal pentanahan (apakah masih bisa dipakai atau
tidak), mungukur tahanan pentanahan dan terminal pentanahan.
|
2.
|
Isolator
|
Membersihkan
rumah isolator dan memeriksa apakah ada keretakan.
|
3.
|
Kekencangan Baut
|
Memeriksa kekencangan baut pada
terminal utama dan terminal pentanahan (kondisi bautnya kencang / longgar).
|
4.
|
Pondasi
|
Memeriksa pondasi Lightning Arrester,
apakah ada keretakan ataupun posisinya miring.
|
b. Pemeliharaan 2 Tahunan.
No.
|
Peralatan / Komponen
yang diperiksa
|
Cara Pelaksanaan
|
1.
|
Pentanahan
(Grounding)
|
Memeriksa dan mungukur kawat pentanahan dan terminal
pentanahan (apakah masih bisa dipakai atau tidak),
|
2.
|
Isolator
|
Membersihkan dan memeriksa rumah isolator apakah ada keretakan, dan mengukur tahanan isolasinya.
|
3.
|
Kekencangan
Baut
|
Memeriksa
kekencangan baut pada terminal utama dan terminal pentanahan (kondisi bautnya
kencang / longgar).
|
4.
|
Pondasi
|
Memeriksa
pondasi Lightning Arrester, apakah ada keretakan ataupun posisinya miring.
|
5.
|
Counter
Arrester
|
Menguji
kerja counter dengan sumber tegangan AC 220V, apakah counter arrester masih
bisa bekerja apa tidak.
|
S
v Pemeliharaan
c. Pemeliharaan
10 Tahunan
Arrester
dikirim ke laboratorium untuk di-test kembali.
Testing
yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut :
1.
Testing tegangan spark-over (kering) dengan
frequensi sistem (50 Hz).
2.
Testing menentukan arus pengatur pada
tegangan
rating
(di mana alat dipakai).
3.
Testing tegangan
residual pada arus discharge nominal. Hasil test
ini dibandingkan dengan data-data test dari pabrik.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar